Sabtu, 23 Juli 2011

tips & Informasi Penting Seputar Mencari Pekerjaan

Lowongan

Lowongan jelas menjadi informasi pertama yang dicari para pencari kerja. Banyak cara untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan. Media massa selalu menjadi andalan untuk mendapat info lowongan. Biasanya lowongan pekerjaan banyak dijumpai pada koran hari Sabtu. Selain media massa, internet menjadi rujukan utama untuk mendapatkan informasi lowongan terbaru. Perlu diketahui, perusahaan besar dan institusi pemerintah banyak yang memajang pengumuman rekrutmen di internet. Formulir biasanya langsung diisi secara online, bahkan tes seleksi tak jarang juga secara online. Bagi perusahaan, internet menjamin persebaran yang lebih luas, murah, namun prosesnya praktis. Saat mencari info di media massa dan internet, kadang yang kita dapatkan bukan lowongan untuk kita. Akali hal tersebut dengan saling bertukar informasi. Jalin kesepakatan dengan teman untuk saling memberi info jika ada lowongan cocok untuk kita. Kita bisa saja mengajak teman yang berbeda kualifikasi atau berbeda minat dengan kita. Sama-sama untung, kan?!

Perusahaan

Ternyata banyak pencari kerja yang belum banyak mengenal perusahaan-perusahaan di Indonesia. Biasanya kita hanya mengenal perusahaan yang bergerak di sektor publik atau berhubungann langsung dengan konsumen. Padahal, banyak sekali perusahaan di luar sana yang membutuhkan keahlian kita. Dengan mengenalnya, kita bisa mendapatkan perusahaan langsung dari situs resminya. Selain itu, kita bisa mengetahui kredibilitas perusahaan-perusahaan jika kita mengenalnya dengan baik. Standar gaji, gambaran pekerjaan, jenjang karir, dan penempatan pun tidak lagi menjadi misteri seperti halnya kita belum mengetahui suatu perusahaan sama sekali. Perusahaan pun, tentu saja lebih suka menerima pelamar yang memang tertarik dan mengenal perusahaanya dengan baik.

Pekerjaan

Ketahui dengan baik, pekerjaan apa yang sesuai dengan kualifikasi kita. Jauh lebih baik jika kita tahu bagaimana detil pekerjaan tersebut, gaji untuk pekerjaan tersebut, apakah ada larangan untuk menikah selama beberapa tahun pertama. Sebaliknya, pelajari kualifikasi apa yang dibutuhkan di posisi itu. Jangan menyerah, cari cara untuk mencapai kualifikasi yang disyaratkan pekerjaan impian kita. Misalnya jika kita menginginkan pekerjaan yang berhubungan dengan klien-klien dari berbagai negara, berarti kita harus upgrade kemampuan bahasa kita. Dengan mengantongi informasi tentang pekerjaan, kita terhindar dari membuang waktu untuk mengejar pekerjaan yang kita anggap bagus, namun ternyata tidak cocok dengan kualifikasi kita.

Update!

Jangan malas untuk selalu memperbarui informasi. Jangan hanya memantengi kolom lowongan pekerjaan melulu. Lahap semua informasi, siapa tahu informasi itu berguna bagi kita. Raih kesempatan untuk terlihat cerdas dan tidak ketinggalan informasi saat seleksi penerimaan kerja nanti. Jadi jangan sampai datang ke seleksi dengan kepala kosong, tanpa tahu pekerjaan seperti apa yang kita lamar, tanpa mengenal baik perusahaan tempat kita melamar. Bukannya begitu?

selaen syarat ntu,,,, intinya ynk gak kalah penting :
*bnyakin bergaul sma temen2, apalagi ynk udh pda kerja, jgn pernah sombong ntuk ngubungin temen2 lama kita ynk btw udah kerja
*rajin ngikut kegiatan ynk berhubungan dgn kerja, kyk ynk biasa d'adain sama dinas tenaga kerja

YANK PALING MEMPENGRUHI KITA DIDALAM PERTEMANAN

PENELITIAN terbaru menunjukkan, teman yang Anda miliki dapat memengaruhi banyak hal dalam kehidupan, mulai dari pemberian suara, pernikahan, perceraian, anak, kebiasaan merokok, berat badan, sampai rasa depresi, bahagia, dan kesepian.

Menurut penelitian yang dilakukan pakar sosial Harvard University Nicholas Christakis dan University of California profesor James Fowler, yang diterbitkan dalam buku 'Connected: The SUrprising Power of Our Social Networks and How They Shape Our Lives,' lingkaran sosial seseorang secara tidak sadar memengaruhi berbagai aspek dalam kehidupannya.

Nee, berikut ini adalah sejumlah cara seorang teman dapat memengaruhi teman lainnya:

Merokok
Sama seperti obesitas, merokok juga merupakan contoh bagaimana seorang teman bisa memengaruhi teman lainnya. Christakis dan Fowler menulis, jika seorang perokok berhenti merokok, teman-temannya kemungkinan akan mengikuti jejaknya dan berhenti merokok pula. Jika Anda bukan perokok, cobalah berteman dengan perokok untuk menularkan pola hidup sehat dan menghentikan kebiasaan buruknya.


Berat badan
Orang-orang yang terhubung dalam pertemanan bisa membuat satu sama lain mengalami kenaikan atau, kadang, penurunan berat badan. Salah satu caranya adalah dengan imitasi.
Pemindaian otak menunjukkan, ketika Anda melihat seseorang makan atau berlari, aktivitas otak Anda sama seperti jika Anda sendiri yang sedang makan atau berlari. Hal tersebut memacu Anda untuk melakukan hal yang sama. Dalam sebuah percobaan, orang-orang yang duduk di samping orang yang kuat makan, menyantap lebih banyak makanan dibandingkan mereka yang duduk di samping orang yang makan sedikit.

Selain itu, norma sosial juga berlaku. Ketika Anda melihat teman menggendut, Anda menjadi kurang termotivasi berolahraga. Sebab, contoh yang diperlihatkan teman Anda menunjukkan bahwa kenaikan berat badan bukanlah akhir dunia. Sebaliknya, jika Anda dikelilingi orang-orang yang ketat menjaga berat badan, Anda pun akan tertular melakukan hal yang sama dan lebih memperhatikan pola makan serta olahraga Anda.

Pemilihan umum
Jika Anda termasuk seorang penjunjung tinggi demokrasi, salah satu peran penting yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan jumlah pemberi suara dalam pemilihan umum. Ketika Anda memberikan suara, sebanyak 15 persen dari teman-teman terdekat Anda kemungkinan akan turut memberikan suaranya. Lantas, teman-teman mereka juga kemungkinan akan turut memberikan suara, begitu seterusnya seperti efek domino.

Cinta dan kebahagiaan
Ketika Christakis dan Fowler melihat tingkat kebahagiaan anggota Framingham Heart Study, mereka menemukan bahwa memiliki seorang teman tingkat pertama yang bahagia, meningkatkan kemungkinan Anda merasa bahagia sebanyak 15 persen. Jika orang itu tinggal kurang dari satu mil jauhnya, efeknya naik menjadi 25 persen.

Ketika dihitung secara rata-rata dari semua sambungan, mulai dari teman tingkat pertama sampai tingkat ketiga, mereka menemukan bahwa setiap orang bahagia yang Anda kenal, meningkatkan kemungkinan Anda merasa bahagia sebesar 9 persen. Sedangkan teman yang tidak bahagia hanya mengurangi tingkat kebahagiaan Anda sebanyak 7 persen. (LI/OL-06)